Jumat, 16 Desember 2011

tumbuhan SAMBUNG NYAWA

Tanaman obat – SAMBUNG  NYAWA
Gynura procumbens Back.

KLASIFIKASI : Sambung nyawa disebut  Gynura procumbens Back   Termasuk ke dalam famili tumbuhan  Compositae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah  NGOKILO. Nama asing tanaman ini she juan jao atau fujung jao.  

SIFAT KIMIAWI  dari tumbuhan ini sangat kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain :  Alkaloida, saponin, flavonoida dan tanin.

EFEK FARMAKOLOGIS : Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki  sifat ;  dingin, netral, anti neoplastik, antipiretik, hipotensif (menurunkan tekanan darah), antikanker, hipoglikemik, diuretik.

BAGIAN  TANAMAN YANG  DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun.

Khasiat Sambung Nyawa :
Sambung nyawa digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa. Sedangkan umbinya untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

KEGUNAAN DI MASYARAKAT

Batang tanaman Sambung nyawa sering digunakan untuk menurunkan demam. Sambung nyawa juga digunakan dalam upaya penyembuhan penyakit ginjal, disentri, infeksi kerongkongan, di samping itu digunakan pada upaya menghentikan perdarahan, mengatasi tidak datang haid dan gigitan binatang berbisa.

Umbi untuk menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, patah tulang, dan perdarahan setelah melahirkan.

CARA PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

Untuk mengatasi gigitan ular / serangga digunakan daun dan umbi tumbuhan Sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah / perdarahan rahim digunakan pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut 1/4 genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1 1/2 gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul digunakan daun Sambung nyawa segar 8 gram dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.

Daun dewa dan sambung nyawa termasuk tanaman liar yang banyak dijumpai di pekarangan. Meskipun demikian, masih banyak yang belum mengenal tanaman ini, baik fisik maupun manfaatnya. Tanaman yang masih satu marga ini ternyata menyimpan berjuta potensi bagai kesehatan tubuh. Buku ini menyingkap aneka cara memanfaatkan daun dewa dan sambung nyawa untuk menaklukkan berbagai penyakit, termasuk cara budi dayanya.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Tekanan darah tinggi. Daun segar 4 -lembar (anak-anak 4, dewasa 7 lembar) dicuci lalu dimakan mentah (atau di juice dan diminum, atau dikukus sebentar dan dimakan, atau ditumis sebentar dan dimakan).  Sehari sekali.  (Saran 1x1 kapsul per hari).
2. Radang pita tenggorok, sinusitis.  Daun segar 4 -lembar (anak-anak 4, dewasa 7 lembar) dicuci lalu dimakan mentah (atau di juice dan diminum). Sehari sekali.
3. Tumor. Daun 3 lembar mentah dan segar dicuci bersih dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan : ikan asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alkohol, dan tape, limun dan vitzin. (Saran  1x1 kapsul per hari).
4. Diabetes melitus. Daun mentah segar3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur (atau dijuice dan diminum). Setiap kali makan. Pantangan : makanan yang manis-manis. (Saran  1x1 kapsul per hari ).
5. Lever. Daun mentah segar3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan  dilakukan secara teratur (atau dijuice).  Setiap kali makan. Pantangan: makanan yang mengandung lemak.
6. Ambeien. Daun mentah segar3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur (atau dijuice dan diminum). Setiap kali makan. Pantangan : daging kambing dan makanan, masakan yang pedas.
7. Kolesterol tinggi. Daun mentah segar3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur (atau dijuicedan diminum).   Setiap kali makan. Pantangan :  makanan yang berlemak. (Saran 1x1 kapsul per hari)
8. Maag. Daun mentah segar3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan (atau dijuice dan diminum) setiap hari dan dilakukan secara  teratur, setiap kali makan. Pantangan : makanan yang pedas dan asam.
9. Kena bisa ulat dan semut hitam. Daun segar 1lembar digosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan air  dan hancur. Dilakukan 2x setelah berselang 2jam.



Sumber by www.tanaman-obat.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar